Wanita yang haid diberi keringanan untuk nafar (meninggalkan Mina)

( – 318) : Telah menceritakan kepada kami Mu’alla bin Asad berkata, telah menceritakan kepada kami Wuhaib dari ‘Abdullah bin Thawus dari Bapaknya dari Ibnu ‘Abbas berkata, “ yang haid diberi keringanan untuk (meninggalkan Mina), dan pada mulanya Ibnu melarang hal itu, namun kemudian aku mendengar ia mengatakan, ‘Wanita haid boleh karena Rasulullah shallallahu ‘ telah memberi keringanan buat mereka.”

Related Posts :

  • Teologi Santet Beberapa minggu belakangan ini kata “santet” menjadi akrab ditelinga kita, isu santet ini booming terkait adanya perseteruan beberapa… Read More...
  • Antara yangTakdir dan Usaha hampir dalam semua agama selalu ada perbedaan dalam memaknai takdir, mungkin di dalam agama islam juga demikian, sehingga seorang hamb… Read More...
  • Keutamaan dan Peristiwa Besar dalam Bulan Dzulhijjah Bulan dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam islam. Al-Quran sendiri menyebutnya sebagai syahrul harom (bulan … Read More...
  • Hikmah Puasa Tujuan puasa berdasarkan surat al Baqarah Ayat: Al Baqarah: 183 يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا … Read More...
  • Materi WAKAF Islam mensyariatkan wakaf sebagai Ibadah mendekatkan diri kepada Allah dengan harta dan juga sebagai ibadah sosial untuk memberikan maanfa… Read More...