Neraca Saldo Setelah Penutupan Buku


Setelah proses penyusunan jurnal penutup untuk rekening-rekening nominal dilakukan dan telah dindahkan ke dalam buku besar, maka kita dapat menyusun neraca saldo setelah penutupan buku. Dalam proses memindahkan jurnal penutup ke buku besar harus dilakukan secara hati-hati dan teliti supaya tidak terjadi kesalahan. Kesalahan-kesalahan yang terjadi pada proses penutupan buku akan menimbulkan kesalahan pada saldo awal periode akuntansi berikutnya. Dengan adanya jurnal penutup ini maka akan diperoleh saldo untuk rekening nominal (rekening pendapatan dan biaya) adalah nol dan sekarang yang ada hanyalah saldo dari rekening-rekening riil (aktiva, utang dan modal).

Untuk menguji kebenaran dan keseimbangan jumlah debet dan kredit rekening-rekening riil maka disusunlah neraca saldo setelah penutupan buku, yaitu suatu daftar yang berisi saldo-saldo rekening buku besar setelah perusahaan melakukan penutupan buku. Perlu diingat bahwa dalam neraca saldo setelah penutupan buku ini yang tercantum hanyalah rekening-rekening riil saja (aktiva, utang dan modal). Karena setelah proses penutupan buku, untuk rekening-rekening nominal telah bersaldo nol.

Adapun untuk Foto Studio Jelita Neraca Saldo Setelah Penutupan Buku 31 Desember 2010 adalah sebagai berikut:

Neraca Saldo Setelah Penutupan Buku Setelah proses ini, langkah selanjutnya adalah pada awal periode akuntansi dapat dilakukan pembuatan jurnal penyesuaian kembali (jurnal pembalik), apabila diperlukan. Hal ini bertujuan untuk menyederhanakan proses pencatatan akuntansi pada periode akuntansi berikutnya.