SUMBER DAYA TANAH


MACAM PENGGUNAAN TANAH

Penggunaan tanah pada umumnya tergantung pada kemampuan tanah dan pada lokasi tanah.
Penggunaan tanah yang paling besar adalah untuk aktivitas pertanian, yang meliputi penggunaan untuk pertanian tanaman pangan, pertanian tanaman keras, untuk kehutanan maupun untuk ladang pengembalaan dan perikanan.
Tanah memiliki nilai ekonomi dan nilai pasar yang berbeda-beda.
Pemanfaatan sumberdaya tanah untuk berbagai penggunaan bertujuan untuk menghasilakan barang-barang pemuas kebutuhan manusia yang terus meningkat.

Aspek Konservasi Sumberdaya Tanah

Konservasi sumberdaya tanah berarti Penempatan tiap bidang tanah pada cara yang sesuai dengan kemampuan tanah tersebut dan memperlakukannya sesuai dengan syarat-syarat yang diperlukan agar tidak terjadi kerusakan tanah.
Penerapan konservasi tanah ada kaitannya dengan kemampuan tanah. Sedangkan klasifikasi kemampuan tanah adalah : penilaian tanah secara sistematik dan pengelompokannya  dalam beberapa kategori bedasarkan atas sifat-sifat yang merupakan penghambat bagi penggunaanya.

Aspek Ekonomi Sumberdaya Tanah
Sewa tanah merupakan konsep penting dalam teori ekonomi sumberdaya tanah, sewa tanah dapat dibedakan menjadi dua, yaitu ;
1.Sewa tanah (contract rent) sebagai pembayaran dari penyewa kepada pemilik melalukan kontrak sewa dalam jangka waktu tertentu.
2.Keuntungan usaha (economic rent atau land rent) yang merupakan surplus pendapatan diatas biaya produksi atau harga input tanah yang memungkinkan faktor produksi tanah dapat  dimanfaatkan dalam proses produksi.

Sewa Tanah (Land Rent) sebagai Surplus Ekonomi

Sewa Tanah secara sederhana dapat didefinisikan sebagai surplus ekonomi yaitu ;
kelebihan nilai produksi total diatas biaya total.

Penggunaan dari Nilai Produk dan Kurva Biaya untuk Ilustrasi Konsep “Land Rent” yang merupakan Surplus Ekonomi setelah Pembayaran Biaya Produksi




Ilustrasi Perbedaan Kesuburan Tanah pada Besarnya “Land Rent”


Teori Sewa Tanah Model Klasik
Teori sewa model klasik yang banyak digunakan adalah konsep swa dari David Ricardo dan Von Thunen.
q
A.David Ricardo
*memberikan konsep sewa atas dasar perbedaan dalam kesuburan tanah terutama pada masalah sewa di sektor pertanian
*Analisis David Ricardo bedasarkan asumsi bahwa daerah pemukiman baru terdapat sumberdaya tanah yang subur dan berlimpah
*Teori Sewa model Ricardo ditentukan bedasarkan perbedaan dalam kualitas tanah hanya melihat faktor kemampuan tanah untuk membayar sewa tanpa memperhatikan faktor lokasi tanah.
B.Von Thunen
*Memberikan konsep bahwa sewa tanah berkaitan dengan perlunya biaya transport dari daerah yang jauh ke pusat pasar
*Pengaruh biaya transport kaitannya dengan perpindahan produk dari berbagai lokasi ke pasar terhadap sewa tanah.
*Semakin jauh jarak lokasi tanah dari pasarakan menyebabkan semakin tinggi biaya transportasi
*Penggunaan sumberdaya tanah pada umumnya ditentukan oleh kemampuan tanahkhususnya untuk pertanian dan oleh lokasi ekonomi yaitujarak sumberdaya tanah dari pusat pasarmisalnya untuk penggunaan daerah industripemukimanperdagangan atau rekreasi
















Penentuan Harga Tanah
Salah satu cara dalam menentukan nilai atau faktor produksi yang berasal dari alam seperti tanah adalah dengan menggunakan konsep yang disebut sewa tanah (economic rent)
Yang dimaksud economic rent adalah;
  Perbedaan nilai produk yang dihasilkan oleh tanah tersebut dikurangi dengan seluruh biaya produksi tidak termasuk pajak atau royalti, danpungutan lainnya serta laba yang layak yang harus diterima oleh pengusaha.
Faktor-Faktor Yang Menentukan Harga Tanah
Unsur-Unsur yang dapat mempengaruhi tinggi rendahnya harga tanah yaitu ;
1.Kegunaan dan Kepuasan (utility)
2.Kelangkaan (scarcity)
3.Permintaan (demand)
4.Kemudahan untuk dipindahkan (transferability)